JOURNAL

Rabu, 20 April 2011

Ikan Pesut Hebohkan Warga Kampar

Pekanbaru, 11/11 (ANTARA) - Warga Kabupaten Kampar, Riau, dibuat heboh akibat kemunculan empat ekor ikan yang diduga adalah pesut atau lumba-lumba air tawar.

"Ini adalah pertama kali saya melihat ikan pesut, padahal sudah puluhan tahun tinggal di daerah ini," kata Nazirudin (55), warga Desa Sungai Subarak, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Kamis.

Ia menjelaskan, ikan tersebut pertama dilihat warga pada Rabu (10/11) lalu di Sungai Kampar Kiri yang tak jauh dari permukiman. Sungai tersebut merupakan anak Sungai Kampar, salah satu sungai terbesar di Riau.

Menurut dia, ikan tersebut berwarna kelabu, panjangnya sekitar 1,5 meter, diameter badan sekitar 25 centimeter dan menyemprotkan air dari lubang di atas kepalanya.

"Awalnya warga mengira itu ikan paus, tapi sepertinya itu pesut," katanya.

Warga lainnya, Basmi Rusli (47) mengatakan sempat mengabadikan foto ikan pesut itu dikamera telpon genggamnya. Menurut dia, keberadaan mamalia air tersebut pertama kali diketahui warga Desa Simalinyang, yang berada di hilir Sungai Kampar Kiri.

"Ikan itu berenang melawan arus menuju daerah hulu," katanya.

Menurut dia, ikan tersebut kemungkinan besar adalah pesut karena bisa cepat bergerak di air tawar. Sedangkan, apabila lumba-lumba kemungkinan besar sulit untuk hidup di air tawar dan jarak Sungai Kampar Kiri ke arah hilir cukup jauh, yakni sekitar enam jam perjalanan dengan kapal motor.

Ia mengatakan warga setempat sempat berniat menangkap ikan tersebut namun batal karena takut mendapat bencana.

"Sebagian besar warga masih percaya munculnya ikan itu adalah pertanda alam," kata Basmi Rusli.
Sementara itu, Humas WWF Riau Syamsidar meminta Dinas Perikanan Kabupaten Kampar setempat untuk meneliti keberadaan ikan itu. Ia mengatakan ada tanda tanya yang harus diperjelas.

"Jika ikan tersebut memang pesut, dimana mereka selama ini? Kok baru muncul sekarang?," ujar Syamsidar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Thank You