JOURNAL

Sabtu, 17 April 2010

RUMAH BENDANG KENAGARIAN

A. Selayang  Pandang

Desa Ranah dikelilingi oleh Sungai Kampar dan tidak jauh dari ibu kota kecamatan kampatr, Airtiris. Desa Ranah terbagi ke dalam tiga dusun dengan jumlah penduduk sekitar 1500 jiwa atau 300 kepala keluarga (KK). Desa Ranah merupakan desa adat tertua yang mengilhami kelahiran desa-desa yang ada di sekitarnya, seperti di koto kampar, kuok, dan rumbio. Adat istiadat Desa Ranah mirip dengan masyarakat XIII Koto Kampar (Riau) dan Minang (Sumatera Barat). dDuluada 4 Datuk dari Sumatera Barat, Datuk Pertama di Koto Kampar, Datuk ke dua di Kuok, Datuk ketiga ke Airtiris(Ranah) dan Datuk yang ke empat ke Rumbio. Penduduk  setempat dibagi ke dalam dua suku berdasarkan garis keturunan dari pihak ibu (matrilinial),  yaitu Suku Melayu dengan pucuk pimpinan adatnya Datuk Majolelo dan Suku Domo dengan pucuk pimpinan adatnya Datuk Tumanggung. Setelah Datuk Majolelo pindah  ke Desa Watas Hutan, pucuk pimpinan adat Suku Melayu dipegang oleh Datuk  Bagindo. Sejak tahun 1997 masyarakat desa tersebut dilarang berjudi, minuman  keras dan mengkonsumsi narkoba. Kebijakan itu dibarengi dengan larangan menjual  atau menyewa kaset/kepingan VCD.      

B. Keistimewaan
Letak Desa Ranah sangatlah unik karena banyak kerambaikan, yang luasnya rata-rata 100 meter. Di desa ini  pengunjung bisa melihat rumah panggung khas Melayu Kampar, Balai Adat dan museum  dua suku yang berisi peralatan-peralatan yang diwariskan secara turun-temurun  dari para leluhur. Di sepanjang tepian sungai, pengunjung dapat menyaksikan anak-anak  mandi dan wanita mencuci di atas rakit-rakit. Sampan-sampan penduduk yang lalu  lalang mencari ikan atau pergi ke ladang menambah keindahan suasana desa. Pengunjung  yang tidak suka berdiam diri bisa melakukan kegiatan memancing di sehiliran  sungai Kampar atau di sebelas danau alam di yang ada di sekitarnya. Di lokasi ini pengunjung bisa menjumpai berbagai jenis pakis gajah, pinang-pinang, anggrek hutan, serta berbagai jenis satwa liar, seperti  rusa, kijang, monyet, siamang, musang, trenggiling, landak dan tupai.  Pengunjung dapat bermain bola voli di pantai yang berpasir lembut. Para pencinta alam yang ingin bermalam dapat berkemah di  tanjung-tanjung sungai        

C. Lokasi
Terletak di Desa Ranah, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Indonesia.

D. Akses
Lokasi Desa Ranah berjarak sekitar 38 kilometer atau setengah jam perjalanan mengendarai mobil dari Kota Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau. Dan berjarak sekitar 20  kilometer dari Bangkinang, ibukota Kabupaten Kampar.

E. Harga Tiket
Dalam konfirmasi

F. Akomodasi dan  Fasilitas
Di Desa Ranah terdapat Pakaian adapt dan peralatan adapt serta musium yang bisa diakses oleh para pengunjung. Disini juga bisa menangkap ikan langsungf dari keramba karenaDesa Ranah merupakan penghasil ikan terbesar di Propinsi Riau. Pada event tahunan itu ditampilkan berbagai atraksi kesenian  tradisional setempat dan aneka lomba pendukung lainnya.




Tempat wisata daerah Kabupaten Kampar, Riau. di Desa Ranah, Kecamatan Kampar.
situs cagar budaya indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Thank You