JOURNAL

Sabtu, 17 April 2010

Bimbingan dan Konseling

Menurut Arthur J. Jones yang dikutip Dewa Ketut Sukardi menyebutkan: “Bimbingan adalah bantuan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain dalam menetapkan pilihan dan penyesuaian diri, serta dalam memecahkan masalah. Bimbingan bertujuan membantu penerimaan secara bebas dan mampu bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri”. (1998:8)

Sedangkan pengertian konseling adalah suatu proses untuk mengadakan perubahan pada diri anak. Perubahan itu sendiri ada dasarnya, yaitu menimbulkan suatu yang baru sebelumnya belum ada atau belum berkembang. Jadi, perubahan adalah keadaan yang menyatakan adanya sesuatu yang lain dari keadaan sebelumnya. Mengubah adalah berusaha agar sesuatu menjadi lain dari keadaan semula. Perubahan pada diri klien itu ternyata ada sesuatu yang lain disbanding keadaan terdahulu.

Bimbingan merupakan terjemaahan dari guidance(b.inggris). Sertezer & stone (1966) mengemukakan bahwa guidance berasal dari arti kata guide yang berarti to direct, pilot manger,or steer (menunjukan,menentukan,menyalurkan,atau mengemudikan)

Jones ,1951, mengartikan konseling adalah kegiatan dimana semua fakta dikumpulkan dan semua pengalaman siswa difokuskan pada masalah tertentu untuk diatasi sendiri oleh yang bersangkutan, dimana ia dapat bantuan pribadi da langsung dalam pemecahan masalah itu.
Shertzer & Stone, 1974,…..interaksi yang (a) terjadi antara dua orang individu,  masing-masing dibeut konselor dan klien;(b) terjadi dalam suasana yang professional
Berikut pemaparan beberapa ahli tentang pengertian bimbingan
1. Miller (I.DJUMHUR dan MOH.SURYA,1975)
beliau mengartikan bimbingan sebagai proses bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman diri yang dibutuhkan untuk melakukan penyesuaian diri secara maksimum di sekolah,keluargg dan masyarakat.

2. Djumhur dan Moh. Surya (1975)
mereka berpendapat bahwa bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan yang terus menurus dan sistematis kepada individu dalam memecahkan masalah yang dihadapinya,agar tercapai kemampuan untuk memahami dirinya (self understanding),untuk menerima dirinya (self acceptance), kemampuan untuk mengarahkan dirinya (self direction) dan kemampuan untuk merealisasikan dirinya (self realization) sesuai dengan potensi atau kemampuannya dalam mencapai penyesuaian diri dengan lingkungan, baik keluarga, sekolah dan masyarakat.

3. Peraturan pemerintah no 29 tahun 1990 tentang pendidikan menengah dikemukakan bahwa 'bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada peserta didik dalam rangka menemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depan'.


Bimbingan Konseling, oleh ellafaridatizen

Bimbingan dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu (siswa) secara berkelanjutan dan sistimatis, agar siswa dapat memahami diri dan lingkungannya, dapat mengarahkan diri dan menyesuaikan diri dengan lingkungan, dan dapat mengembangkan diri secara optimal untuk kesejahteraan diri dan masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai yang dianut.

Dari pengertian tersebut telah tersirat bahwa tujuan bimbingan yaitu siswa dapat (1) memahami diri dan lingkungan; (2) mengarahkan diri; (3) menyesuaikan diri dengan lingkungan dan (4) mengembangkan diri.        

Pengertian bimbingan konseling berdasarkan SK Mendikbud no.025/D/1995, disebutkan sebagai “pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bimbingan pribadi, bimbingan sosial, bimbingan belajar dan bimbingan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan pada norma-norma yang berlaku”.         

Namun setiap bantuan yang diberikan kepada siswa, belum tentu termasuk dalam bimbingan. Jika guru membantu siswa dalam menyelesaikan tugas atau memberi beasiswa misalnya, bantuan ini tidak termasuk dalam bimbingan dan konseling.        

Bantuan bimbingan dimaksudkan untuk membantu siswa agar mandiri dan mencapai perkembangan optimal, sesuai dengan tingkat perkembangannya. Bantuan diberikan secara sistematis dan berkelanjutan, meliputi bidang bimbingan pribadi, sosial, belajar dan karir.Sedangkan misi yang diemban yaitu memberikan kan pelayanan bantuan agar  anak berkehidupan secara efektif, mandiri dan berkembang optimal, melalui berbagai kompetensi yang dimilikinya, melalui pengenalan diri, pemahaman lingkungan, pengambilan keputusan dalam rangka merencanakan masa depan.

Sementara tujuan umum bimbingan dan konseling yaitu membantu peserta didik atau siswa dalam  memahami diri dan lingkungan;  mengarahkan diri;  menyesuaikan diri dengan lingkungan dan  mengembangkan  potensi dan kemandirian diri secara optimal pada setiap tahap perkembangannya.
PENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Pelayanan bantuan untuk peserta didik baik individu/kelompok agar mandiri dan berkembang secara optimal dalam hubungan pribadi, sosial, belajar, karir; melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung atas dasar norma-norma yang berlaku.
TUJUANBIMBINGAN DAN KONSELING
Membantu memandirikan peserta didik dan mengembangkan potensi-potensi mereka secara optimal.
FUNGSI BIMBINGAN KONSELING
1.Fungsi Pemahaman
2.Fungsi Pencegahan
3.Fungsi Pengentasan
4.Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan
5.Fungsi Advokasi
PRINSIP-PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELING
1.Prinsip yang berkenaan dengan sasaran layanan;
(1)non diskriminasi, (2) individu dinamis dan unik (3) tahap & aspek perkembangan individu, (4) perbedaan individual.
2.Prinsip berkenaan dengan permasalahan individu;
(1)kondisi mental individu terhadap lingkungan sosialnya, (2) kesenjangan sosial, ekonomi, dan budaya.
3.Prinsip berkenaan dengan program layanan;
(1)bagian integral pendidikan, (2) fleksibel & adaptif (3) berkelanjutan (4) penilaian teratur & terarah
4.Prinsip berkenaan dengan tujuan dan pelaksanaan pelayanan;
(1) pengembangan individu agar mandiri (2) keputusan sukarela (3) ditangani oleh profesional & kompeten, (4) kerjasama antar pihak terkait, (5) pemanfaatan maksimal dari hasil penilaian/pengukuran

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Thank You